hari kedua : orangnyah penuh, shaf nyah kosong

hari ini aku menjelajahi kembali masjid di sekitar rumah. pilihanku jatuh ke masjid tempatku belajar TKA TPA dulu. masjid yang kini sepi sekali…
kabar terakhir yang aku dengar adalah masjid ini kekurangan pengajar dan dana sehingga TKA TPA  teraksa dibubarkan.
namun bukan itu yang ingin aku ceritakan berkaitan dengan ramadhan ini.
malam kedua di masjid iniorang yang datang jauh lebih banyak tapi ada beberapa hal yang tetap saja menggelitikku.

1. orangnya penuh, tapi shafnya jarang. lagi-lagi jarak tersebut salah satunya ditimbulkan oleh sajadah yang seolah menjadi daerah teritorial pribadi dan memerlukan beacukai untuk kelur masuk. padahal bisa jadi orang lain malah tidak keberatan samasekali untuk berbagi sajadah

2. adik kecilnyah duduk manis. entah apa yang mereka kerjakan. masih lebih baik 🙂

3. setelah shalat isya, seperti di masjid-masjid sebelumnya kegaduhan pun terjadi. tidak sungguh-sungguh mnedengarkan tausyiah yang dibawakan. Acuh tak acuh mungkin ungkapan yang tepat untuk kondisi gaduh saat itu.

ya 4w1.. mungkin aku harus terus menjelajah…
sungguh rindu dengan rumah mu yang sejuk
bukan hanya sejuk untuk diri, tapi juga untuk setap hati yang bernaung di bawah kubahMU
merasakan manisnya berada dekat dengan Sang Maha Pengasih lagi Penyayang
sungguh,,,
hamba sangat rindu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s