[puisi] Persamaan Imajiner

Tidak ada nyanyian,Hanya ingin menulis saja

Hanya untukmu yang maha sulit terdefinisi, aku menulis sebuah…

Persamaan imajiner


12 Maret 2005

Hari ini seperti sebuah persamaan kuadrat.

Fungsi hariku sedang naik dengan determinan yang lebih besar dari nol

Tetapi hatiku seperti sebuah turunan

Pangkat polinomku dikikis habis satu demi satu

Aku membutuhkan sebuah integral untuk mengembalikannya seperti semula

Rumus-rumus itu harus datang di koordinat dengan persamaan yang tepat agar hati ini dapat bertranlasi dengan baik

Aku adalah sebuah titik di pusat rotasi yang lalu kau cerminkan pada bayangan buram

Tertutup sebuah bangun ruang yang menghimptku sampai aku merasa sangat resesif dan lemah.

Sulit menggapaimu.

Memasukan “ Aku ” dalam persamaan hatimu saja Aku tidak mampu

Perasaan padamu ini meledak, mengalir begitu saja

Tidak bisa aku hitung luas,keliling dan volume dari kadar cintanya

Walau sudah ku hitung berulang-ulang

Bahkan dengan kalkulator tercanggih sekalipun. Tetap tidak bisa.

Seperti layaknya bilangan yang tak berhingga.

Tiada habisnya.

12 Maret 2005

Hari ini, aku lelah berotasi mengelilingimu

Berotasi pada titik pusat lingkaran yang makin sulit aku hitung

Makin membuatku bingung.

Hatiku ini sudah teriris oleh bidang irisan yang kongruen satu sama lain

Bidang yang ditarik dari sumbu afinitas yang sangat membingungkan

Garis-garis dalam bidang itu sejajar dengan kepedihan

Garis yang memiliki gradient m1=m2, dengan m1= luka

Aku….

Sekarat.

Mungkin dengan membiarkanmu pergi…

Hati ini dapat ditranlasikan lalu didilatasikan dengan sekala sebuah keikhlasan yang besar

Kau sangat membingungkan

Aku ingin istirahat…

Bukan karena Aku menyerah.

Tapi karena telah aku pecahkan bilangan-bilangan imajinermu dengan suatu fungsi yang hebat

“F(x)=0, untuk setiap X elemen real”. Kau sama dengan nol. Sebuah bilangan yang kosong.

Hanya untuk mu yang maha sulit terdefinisi.

-bintang-

Karena takut ngasih definisi yang salah dalam puisi ini, saya coba memeriksakannya pada calon sarjana matematika yang punya target lulus tahun 2009 ntar. Katanyah ci udah betol… huah senangnyah busa merampungkan puisi ini…

Kapan kapan pengen coba ah bikin puisi dari mata kuliah kimia fisik, atau anorganik ajah sekalian. Biar belajarnyah bisa jadi tambah menyenagkan. Tapi musti pinter dan ngerti dolo kalu mao bikinnyah dengan betol. Hehe.

Pokoknyah pengen….p(^0^)q

Semangat!!!!!!

Advertisements

13 thoughts on “[puisi] Persamaan Imajiner

  1. apaan ni?

    gak bisa merasakan indahnya uy,,,

    terbelakang ni gw,,

    tapi karena orang lain bilang bagus,,

    gw juga ngasi pujian.. Beda!

  2. iyah kaka 2005 🙂
    sayah kan memang angkatan 2005 yang ” berjuang ” masuk ITB tahun 2006 hehehehe

    baru dirampungkan sekarang coz mang baru sempet lagi ajah. he he

  3. @ zaoldyckngeblog :

    apaan ni?

    gak bisa merasakan indahnya uy,,,

    ini yah puisi mas . hehehe :p
    emang siapa bilang matematika cuman bisa di pake buat ngitung doang. kalu diresapi lebih dalam. istilah-istilah yang dipakai di matematika juga bisa dianalogikan dengan kehidupan manusia.

    dan…
    eeeeng.. ing..eng…

    jadilah puisi ini. he he

  4. “F(x)=0, untuk setiap X elemen real”. Kau sama dengan nol. Sebuah bilangan yang kosong.
    Hanya untuk mu yang maha sulit terdefinisi.

    saya gak setuju ini,
    definisinya jelas kok:

    katakanlah, dialah Allah yang ahad,
    Allah tempat bergantung,
    tidak beranak dan tidak diperanakkan,
    dan tidak ada yang serupa dengan Dia..

  5. ngh…..
    keok sayah gak gituh ngerti yah kak ^_^” hehe
    maksudnyah kan ceritanyah fungsi ituh didefinisikan begituh karena orangnyah sulit dimenegrti.. jadi mahasulit terdefinisi ituh maksudnyah gak dimengerti ajah..
    saking bingungnyah jadi di umpamakan dengan fungsi dan angka nol itu. gituh…
    he he

  6. no probs,
    boleh kn klo menginterpretasikan puisi ini dg persepsi masing2?
    entahlah saya mendapat kesan yang ‘agak’ berbeda dari teman2 yg lain (bahkan dari si pembuat), hehe..

  7. ya gitu deh,
    baca aja komen saya yg pertama..

    bagi saya kata ‘maha’ adalah kata sakral yang tidak boleh disematkan kepada zat lain..

    got it?!

  8. hm….
    kalu ditelaah dengan benar, maha memiliki arti tingkat yang paling tinggi. kalau memang maha harus selalu untuk zat lain. kenapa kita disebut mahasiswa?? = =a
    tingkatan tertinggi dari kasta yang ” dinilai orang” sebagai tingkat paling tinggi seorang siswa ..
    🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s