surat untuk bintang

kepada, sangbintang.

bintang. kamu tau…

kamu dipanggil bintang karena kemampuanmu menunjukan arah dengan sebuh keindahan. membuatku merasakan sisi lain dari sebuh kehidupan. sebuah sisi dimana seseorang bisa melesat dengan tinggi seperti yang kau lakukan. hingga setiap kerlipan membuat sejuk siapapun yang memandang.

bintang, kamu tau…

saat Aku melihatmu terpisah sendiri. justru disitulah sinarmu terlihat paling terang. paling mengah diantara semua benda yang mampu berpendar dalam malam. setiap pancaran yang keluar dari bisikan yang kamu katakan membuat Aku merasakan tentntam.Bintang, kamu memang harta tak terbayar, tak tergantikan.

bintang, kamu tau…

jika suatu saat nanti kamu membaca surat ini.

Aku. masih disini.

Advertisements

8 thoughts on “surat untuk bintang

  1. okay,,
    i’m confused,,

    ni surat seseorang untuk mu (semacam secret admirer)

    atau surat kekagumanmu pada seseorang yang kau pikir kecepatannya melesat tak mungkin kau kejar?

  2. kayanya, sebenernya kau juga gak tahu makna sebenernya y? eh?

    hehehe………

    woman…

    ^_^’ (nah ini simbol yang pas sekali nih,,)

  3. heheh…
    makna itu terbaca, tergantung dari sudut pandang mana kita mampu menafsirkannya:)
    masalah tersampaikan atau tidak kepada orang lain, yah ituh tergantung orangnyah juga…
    apa dia mau mengerti atau tidak 🙂

  4. Makna dan sudut pandang,,,

    Gajah adalah gajah, ini adalah sebuh makna, tapi kalau kau tanya orang buta yang hanya bisa menyentuh sbagian dari gajah, mereka akan berkata, gajah itu kecil dan panjang seperti pecut (dia kebagian megang buntutnya) gajah itu silindris dan panjang ke atas seperti pohon kelapa (dia kebagian megang kakinya ) dan ini adalah sebuah perspektif,
    sebuah sudut pandang.

    makna hanya ada satu, namun sudut pandang bisa dilihat dari berbagai macam sisi. sudut pandang tidak sepenuhya benar atau sepenuhnya salah,, namun makna adalah absolut.

    dan biasanya ketika menyampaikan sesuatu kepada orang lain, biasanya sih gw menyampaikan makna. kaena khawatir dia mengambil perspektif yang belum kita perkirakan.

    hehe,,
    sorry kepanjangan….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s