[hikmah] waktu

 

Hari itu aku duduk didepan cermin. Menatap lurus kedepan sambil  memberikan tatapan yang lekat. Apa yang yang harus “ dibanggakan”? . fisik hanyalah sesuatu yang akan beranjak tua, keriput dan akhirnya mati. Tapi, apa yang ada di hati, itu adalah sesuatu yang kita pilih utuk kita ciptakan sendiri. Sesutu  yang membuat kita melakukan Sesutu. Entah itu hal yang berguna, atau malah mungkin sia sia. Karena sesuatu yang ada di hati dan pikiran inilah yang membuat kita” tetap abadi”. Abadi karena kita masih diingat setelah mati. Diingat karena mampu “memberi”. Dan mereka yang mampu memberi hanyalah mereka yang memiliki.

Lalu aku kembali menatap wajah yang ada di cermin itu lekat lekat. “Sekarang apa yang aku miliki, apa yang bisa aku beri?”. Seandainya aku punya satu kesempatan lagi untuk kembali. Maka aku akan memilih untuk memiliki waktu. Waktu yang aku sia siakan dulu saat mencari ilmu. Ilmu yang mungkin bisa membuat diri ini menjadi lebih berguna dibandingkan diam dan tidak melakukan apa apa. Tapi waktu tidak pernah kembali kemari. Kembali sambil mengetuk dan berkata” jangan sia siakan aku lagi”. Maka pada akhirnya aku harus memilih. Tetap menyesali dan berharap semua itu bisa kembali, atau menciptakan waktuku  sendiri untuk melakukan hal hal yang lebih berarti.

Dan akupun telah memilih….

 

-bintang-

Nb: ditulis di sela sela belajar buat UTS Biokim:P he he

Ketimbang jenuh ngelamun gag guna, mending menulis dan berbagi 😀

Advertisements

4 thoughts on “[hikmah] waktu

  1. yah harusnyah udah ketauan atuh bapak cover desainer ( panjang bener , manggilnyah -___-‘)
    milih menciptakan satu kesempatan yang baru lagi 🙂

  2. Hari itu aku duduk didepan cermin. Menatap lurus kedepan sambil memberikan tatapan yang lekat. Apa yang yang harus “ dibanggakan”? .[sesudah tanda tanya tak boleh ada tanda baca kan?]
    fisik [f-nya kapital] hanyalah sesuatu yang akan beranjak tua, keriput dan akhirnya mati. Tapi, apa yang ada di hati, itu adalah sesuatu yang kita pilih utuk kita ciptakan sendiri. Sesutu [sesutu teh apa?] yang membuat kita melakukan Sesutu [sebuah namakah, karena di akhir kalimat masih menggunakan huruf S kapital]. Entah itu hal yang berguna, atau malah mungkin sia sia [sia-sia bukannya ditulis dengan tanda hubung (-)?]. Karena sesuatu yang ada di hati dan pikiran inilah yang membuat kita” [salah menaruh spasi yah?] tetap abadi”. Abadi karena kita

    he..he…, maaf komennya rada iseng…..

    sedikit….
    waktu cepat berlalu
    kejarlah bila perlu

    kencang….
    waktu tak berhenti
    jangan lama menanti

    ayolah……
    waktu itu pedang
    kenapa tak taklukan duniamu dengan pedang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s