[ihwal] uji aktifitas dari enzim lipase

 

Pembahasan kali ini yang coba saya angkat adalah tentang uji aktifitas dari enzim lipase. Enzim ini bekerja secara spesifik bagi substart yang memiliki gugus ester. Enzim ini mengkatalisis hidrolisis dan sintesis bentuk ester dari gliserol dan asam lemak rantai panjang.

Pada penyiapan sampel dilakukan penambahan asam oleat. Asam ini berfungsi sebagai emuldator dari substrat karena asam oleat senduri memiliki gugus hidrofil dan hidrofob didua muka yang berlainan.gugus hidrofob ini akan berikatan dengan asam lemak, sementara gugus hidrofilnya akan berikatan denganenzim. hal ini sesuai dengan sifat enzim lipase yang memang larut dalam air.

Pengukuran aktifitasnya didasarkan kepada jumlah asam lemak yang dibebaskan lalu dititrasi oleh NaOH 0.1 M secera titrimetri. Enzim ini juga berperan dalam transfer lipid antar membran. Hal ini dikarenakan lipase memecah triasilgliserida (molekul yang besar) untuk bisa melewati membran dalam mitokondria agar bisa dioksidasi lebih lanjut. Sayangnya enzim ini sedikit sulit untuk diekstraksi dan tidak bekerja pada pH rendah.

Aktivitas enzim ini diukur dengan dua metoda, Pada metoda perubahan pH tidak memberikan akurasi yang baik, hal ini bisa dilihat dari nilai regresi dan juga nilai pH yang tidak mengalami penurunan secara bertahap. Hal ini bisa jadi dikarenakan oleh kondisi elektroda, kondisi larutan dan juga perlakuan yang tidak ideal dari sampel yang akan dianalisis. Metode ini mengukur langsung jumlah asam lemak yang dihasilkan kedalam larutan lewat perubahan pH. jika lipase masih memproduksi asam lemak maka larutan akan segera bertambah asam. Ketika pH larutan menunjukan nilai konstan pada pH yang makin asam maka aktifitas lipase dalam memprosuksi asam lemak telah berhenti. Perubahan pH yang tidak signifikan inilah yang membuat galat pengukuran menjadi besar.

Pada metoda titrimetri, banyaknya asam lemak yang dilepaskan akan dititrasi oleh NaOH sehingga volume NaOH sama dengan volume asam lemak yang dihasilkan oleh aktivitas enzim lipase. Proses pemanasan pada enzim akan membuat enzim menjadi rusak dan mengurangi aktivitasnya. Kondisi ini digunakan sebagai kondisi control pada penentuan aktivitas enzim dan juga penentuan secara perubahan pH. Pada proses titrasi larutan diamati perubahan warna dari putih menjadi pink kemudian menjadi putih kembali. Jika larutan tidak mengalami perubahan warna kembali maka asam lemak yang dihasilkan dari enzim telah habis dititrasi. Bisa dikatakan bahwa enzim lipase tidak melakukan aktifitas untuk memproduksi asam lemak kembali.

Metoda ini akan menghasilkan nilai unit dan aktivitas yang lebih baik dibandingkan dengan metoda pengukuran pH. Hal tersebut dikarenakan pengukuran didasarkan langsung pada penentuan jumlah asam lemak yang dihasilkan dari aktifitas lipase. Hal ini juga bisa dibuktikan secara eksperimen dari nilai regresi yang lebih baik.

grafik

Berikut adalah gambaran umum dari aktifitas lipase yang seharusnya didapat secara eksperimen. Dari grafik bisa dilihat  lipase tidak dapat bekerja pada kondisi pH yang makin rendah. Dengan bertambahnya pH sejalan dengan waktu maka aktifitas enzim untuk menghisrolisis triasilgliserida makin meningkat.

Advertisements

16 thoughts on “[ihwal] uji aktifitas dari enzim lipase

  1. hartati??
    tita bukan ini tuh??= =a
    ini sayah tit, anna temenmu satu kimia, satu angkatan juga :))
    yah iyah lah ngebantu, da praktikum kita sama 😛 he he he

  2. yah iyah lah kak 😀 ini kan enzim lipase yang terkait sama lemak. kalau hipoglisemia ituh terkait dengan glukoneogenesis & glikolisisnyah glukusa 😀
    yang ituh belum sempet arin tulis artikelnyah 😀
    maap

  3. mampir yah, salam kenal..tulisannya bagus sekali, kebetulan lagi cari artikel tentang enzim lipase krn riset saya tentang itu. kalau bisa disebutkan sumbernya dari buku mana ya? terimakasih..:)

    salam kenal

    sari darmasiwi-yogyakarta

  4. sebetulnya ini adalah pembahasan laporan dari praktikum biokimia saya, sumbernya dari hal hal yang dijelaskan oelh asisten dan beberapa buku buku kedokteran yang saya punya ( kalau gak salah). sayah udah coba cari pustakanyah, tapi karena file laporannya ikut lenyap bersama data hardisknya jadi maaaf.. saya gak bisa nemu dengan pasti pustakanya dari mana saja 😦

    btw, makasih banyak, jadi merasa lebih “terketuk” untuk bisa lebih memperhatikan sumber artikelnya. 🙂
    salam kenal yah….

  5. maaf… kebetulan ituh bukan bidang sayah, jadi sayah gak punya referensinyah :). artikel ini saya buat waktu sayah masih praktikum biokimia dasar;)

  6. mau tanya,,kalo aktivitas lipase pada makanan bisa diuji tidak ya?
    bisa kasih tau jasa lab mana yang bisa uji lipase tersebut?
    thanks

  7. Assalamualaikum,
    terimakasih infonya, sangat bermanfaat.

    saya mau tanya, saya baru aja ikut praktikum dengan judul hidrolisis lemak oleh enzim lipase. trus dimetodenya itu enzim yg saya ambil dr biji jarak pagar di tambahin 5ml aquades, 2ml minyak zaitun, 2ml penyangga amonium, 0,5 ml CaCl2 2% dan 0,5ml albumin 3% .

    yg jadi pertanyaan masing2 larutan itu fungsinya apa ya?

    please reply ke emailku ya
    j.janter@gmail.com

    Wassalam

  8. @ janter
    mohon maaf. kebetulan saya sudah lama tidak membelajari materi ini. jadi hanya tau dasarnya saja di praktikum dan asistensi yang saya ikuti semasa kuliah tingkat 3. kebetulan di tingkat 4 fokusnya bukan ke biokim, jadi saya juga kurang paham.
    mohon maaf

  9. teh anna… 🙂
    makasiiih atas tulisannya..hhe, bisa dijadiin referensi bwt praktikum biokim besok nih 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s