[hikmah] Tabayun,bergosip dan curhat

Gossip-La_medisanceSecara bebas, saya mengartikan tabayun sebagai upaya untuk mengklarifikasi secara langsung kepada orang  yang bersangkutan secara baik baik tentang hal hal yang kita pertanyakan. Saya rasa hal ini adalah hal dan sikap yang wajar untuk ketahui dan juga diamalkan oleh seorang muslim saat menghadapai permasalahan tertentu dengan orang lain. Namun bagaimana tabayun ini dilaksanakan? Jika “ tabayun” ini dilakukan kepada orang – orang yang tidak bersangkutan, terlebih menggembargemborkan permasalahan yang belum jelas duduk perkaranya, maka “tabayun” ini kan berubah menjadi gibah atau gosib.

Tabayun bukanlah sebuah istilah. Bukan juga sikap yang diambil setelah bergosib dibelakang sebelum mengkonfirmasi kebenaran yang ada. Saya rasa, perasaan Ingin dihargai dengan bertabayun, bukanlah hanya milik kita sendiri. Perasaan Tidak ingin keburukan dan kesalahannya yang belum jelas duduk perkaranya disebarkan pada orang lain juga bukan hanya milik kita sendiri. Justru Karena seseorang bisa berfikir bebas, bisa bebas menentukan pilihan solusi untuk masalahnya, kita harus lebih berhati hati dalam menyebarkan pandangan yang mempengaruhi orang lain.

conversation

Lantas bagaimana dengan curhat?. Setelah beberapa kejadian yang saya alami, saya bisa mengambil hikmah bahwa “curhat” sembarangan dapat memiliki beberapa dampak tindakan tindakan yang kurang tepat. Misalkan curhat saat kita merasakan kesal sehingga berpotensi besar untuk bersuudzon, curhat dengan menyebut “merek” (orang yang berselisih paham dengan kita) sehingga pandangan orang yang terlibat dalam curhat kita berubah dan berpotensi untuk ikut memusuhi orang tadi karena perasaan setiakawan ataupun berempati, atau curhat tentang sesuatu yang belum jelas duduk perkaranya dan tidak ditabayunkan dengan baik, maka hal itu akan menjadi gibah dan berpotensi fitnah. biasanya ketika curhat, kita akan lebih cenderung memposisiskan diri kita sebagai objek penderita. curhat dalam keadaan ini bisa saja membuat kita berfikir tidak objektif dan kurang bisa menyadari kesalahan yang kita perbuat.

Untuk mengatasi hal ini, kuncinya terletak pada pengendalian diri. berilah sedikit waktu untuk diri kita sendiri sampai merasa lebih tenang, hingga apa yang kita katakan pada orang lain adalah hasil instrospeksi. Apa yang kita bicarakan dengan oranglain adalah langkah untuk mencari solusi bukan hal yang dilakukan dalam mencari pembelaan diri. Lakukanlah dengan cara yang baik, dengan tutur kata yang  halus dan juga sikap tenang yang tidak penuh dengan emosi. Lakukanlah dengan cara bagaimana kamu ingin diperlakukan oleh orang lain, maka situasi tidak akan kembali memanas saat kamu telah berusaha untuk mengendalikan diri.conversation (1)

Untuk berkonsultasi, pilihlah orang yang benar benar amanah dan bijaksana, misalkan curhat dengan psikiater untuk hal hal berat yang kita hadapai, tidak perlu malu akan hal ini. Berikanlah kepercayaan pada diri kita sendiri untuk bisa menghadapi permasalahan yang kita hadapi dengan berfikir bahwa kita mampu menyelesaikannya sendiri. Tapi ingatlah, tempat bergantung yang paling utama, tempat curhat yang tidak akan pernah bosan mendengarkan apa yang kita keluh kesahkan, tempat curhat yang langsung memberikan solusi terbaik dari permasalahan yang kita hadapi adalah 4w1. Tuhan yang memperkenalkan dirinya sebagai maha pengasih lagi maha penyayang lewat ucapan bismillahirahmanirahim. Ucapan inilah yang tidak boleh kita lepaskan saat melakukan sesuatu, termasuk berupaya mengklarifikasi sesuatu lewat tabayun.

Mungkin curhat dan bertabayun adalah salah satu alternatif solusi untuk bisa  mengatasi persoalan yang kita hadapi, namun untuk mengambil solusi ini haruslah berhati hati dan dilakukan dengan cara cara yang hanif agar tidak terjerumus pada gibah dan fitnah. Point inilah yang kerap kali kita lupakan saat terlena mencurahkan hati dan melampiaskan kekesalan yang kita miliki.Wallohualam.

-bintang-

Advertisements

3 thoughts on “[hikmah] Tabayun,bergosip dan curhat

  1. when I read this article now, almost can’t believe that i’m the writer…
    did I ever make this…

    🙂
    betul beetul sebuah renungan… allhamdulilah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s