[hikmah] Hal Yang Besar

kamu tau…

Hal yang besar adalah hal yang bisa memberikan banyak manfaat kepada orang lain. Hal yang bisa membuatmu memiliki nilai karena keberadaanmu memberikan sebuah perubahan, memberikan ketenangan dan juga rasa nyaman. Tapi, hal besar itu butuh pengorbanan, butuh kerjakeras , butuh sebuah pemikiran dan juga hati. Hati? Iyah hati. sesuatu yang mencerminkan apa yang ada dalam diri kita sendiri. Dan hati ini, yang kini sedang di uji.

sujud-sujud

Engkau seolah “menarikku” dan meninggalkan hanya Engkau dan Aku. hanya untuk bisa berdua saja denganMU.

Hari itu Dia menunjukan kepadku bahwa mereka yang selama ini Aku andalkan hanya sebatas manusia. Manusia yang juga sama sama terlalu rapuh untuk menjadi tempat bergantung. Tempat dimana kita menumpahkan semua harapan yang kita miliki. Tempat dimana kita selalu memintanya untuk berada di sisi kita, mendukung kita setiap saat, setiap waktu. Tempat dimana kita akan brkata “Aku sangat membutuhkanmu”.

2 hari ini Aku terus menangis. menyadari bahwa betawa betapa besarnya Engkau, betapa luasnya dunia, dan betapa kecilnya hamba…

Sujud

Dan setelah itu Aku terlarut dalam sujud sujud panjangku. Menyadari betapa banyak hal keliru yang telah Aku lakukan di masalalu. Saat itu kami hanya berdua, hanya ada Aku dan Dia, Dia memulai dengan memperkenalkan diriNya sebagai yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dia lalu mengatakan bahwa hanya dengan mengingatNyalah hati akan menjadi tentram. Maka Akupun menarik nafas panjang. Tenang.

Aku menyerahkan segalanya kepadaMu wahai Sang Maha Penyayang. Semoga ini adalah hal besar yang menuntunku kian dekat denganMu hingga aku tidak akan pernah menyesal dan “kembali kepada masalalu”.Amin.

Kamu tau…

Aku belum pernah merasa setegar sekarang dari semua ujian bertubi yang datang secara bersamaan. Tidak ada penyesalan ataupun keraguan. Tidak ada isak tangis ataupun curhat curhat kepada teman dan keluarga yang Aku lakukan. Hanya pada Nya, hanya kepada Dia Aku bercerita, dan kamu akan terkejut melihat betapa besar kekuasaan yang mampu Ia tunjukan. Sekarang yang ada hanya ketenangan, sebuah kepercayaan bahwa semua yang terjadi kini, esok dan seterusnya adalah hal besar, hal terbaik yang akan Dia berikan. Semoga akan memberikan banyak kebaikan…Amin

Wallohualam.

-Bintang-

Bandung, 3 juli 2009

Advertisements

13 thoughts on “[hikmah] Hal Yang Besar

  1. kita memang hanya makhlukNya..
    yang mengawasi selama waktu terberi
    yang melihat sebatas mata melekat
    yang menyentuh sejauh hati merengkuh

    tidak dapat dibandingkan denganNya..
    Yang Maha Mengawasi walau tanpa evaluasi
    Yang Maha Melihat kendati tak kasat
    Yang Maha Menyentuh biarpun tak bertubuh

    pengaruhnya seakan tak tergapai…

  2. @sangbintang

    alhamdulillah,
    itulah maksudnya:

    Dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram. [QS Ar-Ra’d (13) : 28]

    Sesungguhnya hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku. [QS Yusuf (12) : 86]

    Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’. [QS Al-Baqoroh (2) : 45]

    Dan aku (Ibrahim) akan berdo’a kepada Tuhanku, mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdo’a kepada Tuhanku. [QS Maryam (19) : 48]

    juga esensi suatu wirid:

    Hasbunallah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nashir, wa la haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyul ‘azhim.
    (cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung, Dialah sebaik-baik wali dan sebaik-baik penolong, dan tidak ada daya upaya kecuali dari Allah yang Maha Tinggi dan Agung)

    ditambah sebuah ungkapan
    (saya lupa ini redaksi hadits atau perkataan ulama atau ucapan orang bijak):

    jika kau berharap,
    berharaplah pada Allah..
    jika kau meminta,
    mintalah pada Allah..

  3. Hmm, hmm, saya lupa apa nama ayatnya sama bunyi lengkapnya. Dengernya selentingan pas kemaren Jumat ada ulama dari Arab datang ngasih ceramah singkat.
    .
    Isinya, sesungguhnya orang yang bertakwa tidak akan pernah bersedih.
    .
    Kalo dipikir bener juga sih, soalnya setiap cobaan dianggap rasa sayang Allah kepada kita. Selain itu, cobaan itu pasti akan mampu kita lalui karena selalu di bawah kapasitas kemampuan kita.

  4. @yumcatz
    didenger lagi ndre rekamannya,
    jangan cuma disimpen aja dong, hehe..

    sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: Rabb kami ialah Allah, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) bersedih. [QS Al-Ahqaf (46) :13]

  5. Alhamdulillah, hidayah taufiq-Nya menyirami Qolb..menarik hati agar kembali pada-Nya..mkasih na..
    mkasih imamul referensinya 🙂
    mau dong rekamannya.. 🙂

    ana bs dikasih penjelasan lbh lanjut ttg “menarikku” di dalam kalimat :
    “Engkau seolah “menarikku” dan meninggalkan hanya Engkau dan Aku. hanya untuk bisa berdua saja denganMU”

    trus “Aku”nya kecil aja ya?–> “aku”

  6. ana bs dikasih penjelasan lbh lanjut ttg “menarikku” di dalam kalimat :
    “Engkau seolah “menarikku” dan meninggalkan hanya Engkau dan Aku. hanya untuk bisa berdua saja denganMU”

    nuhun..

  7. apanyah lagi yang perlu dijelasin kak? perasaan dah jelas deh. he he = =a
    yah ituh maksudnya. 4w1 “seolah” ingin “berdua” saja dengan saya. dia menunjukan bahwa tidak berdayanya manusia yang selama ini bisa saya andalkan saat Dia menurunkan ujian sebagai bentuk kasih sayangNYA.

  8. sbnarnya udh ngerti, cuma pingin tau lbh detail, ditariknya itu gmn 🙂
    msh dijelaskan tanda kutip 🙂

  9. “ditariknya” dendah diberi ujian sama DIA. ujian jauh dari orang orang yang kita sayang, orang yang biasa kita andelin dan mintain pertolongan marah sama kita, atau gimana lah pokoknya. waktu itu bener bener 4w1 menunjukan sehebat apapun manusia bisa diandalkan. tetep hanya DIa yang Maha kuasa dan tempat bergantung segalanya…
    getooh 😛

  10. secara tak sengaja saya berkunjung di sini. tak banyak yang aku baca, namun sudah memberi saya suatu pencerahan yang memang sedang saya butuhkan. terima kasih buat semua. Doakan saya bisa tetap bertobat dan bersabar dijalan-Nya. Saya ingin seperti kalian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s