[hikmah] Sebuah kerinduan

Ketauhilah kawan, setiap kesempatan belajar yang kita miliki sangatlah berharga.

Bisa dibilang, mendapat kesempatan untuk bisa berkuliah di ITB adalah salah satu hal yang saya syukuri dalam kehidupan ini. Meski hal tersebut baru benar benar saya sadari saat saya hampir menyelesaikan masa studi saya disana, namun saya rasa, saya masih bisa melakukan sesuatu untuk bisa menebus kesadaran yang terlambat tersebut. Salah satu cara yang bisa saya lakukan adalah dengan belajar sebaik mungkin, berkawan sebaik mungkin, dan mengembangkan diri sebaik mungkin dimanapun saya bisa mendapatkan kesempatan beraktifitas saat ini.

Belajar dan bergaul sebaik mungkin dengan tetap memberikan rasa hormat pada mereka yang memberikan pelajaran dan hikmah pada kita. Salah satunya adalah dosen-dosen kita tercinta. Bisa jadi  tanpa kita ketahui, mereka menghabiskan banyak waktu mempelajari materi yang akan disampaikannya pada kita. Dalam usia yang terus beranjak senja, tubuh yang tak lagi tegap dan mata yang tak lagi bisa melihat dengan jelas, mereka tetap berusaha menyampaikan ilmu yang pernah dipelajarinya ketika muda. Meskipun terkadang, beberapa dari ilmu itu sulit tersampaikan dengan baik karena keterbatasan-keterbatasan yang ada, seperti suara yang kurang jelas dan pelan, atau mungkin cara mengajar yang kurang bisa menguasai pendengar, namun saya rasa hal tersebut bukanlah alasan kita berlaku tidak hormat pada mereka seperti mengobrol, tidak memperhatikan, membuat kegaduhan saat mereka berusaha menerangkan (sedang memberikan pelajaran) atau bahkan berkata dengan tidak bersopan santun kepada mereka.

 

Dimata saya, mereka adalah orang orang yang hebat. Orang yang ahli dibidangnya masing masing. Orang orang yang Allah tinggikan derajatnya karena ilmu yang dimilikinya. Setidaknya saat ini, ketika sebagian besar aktivitas saya kembali dihabiskan di ITB, sesekali saya menyempatkan untuk mengunjungi mereka. Berbincang ringan dan berbagi inspirasi untuk melepas kerinduan di bangku kuliah. Dan satu hal yang pasti, setiap detik yang terlewati bersama mereka adalah saat saat belajar yang sangat berharga. Mereka adalah kawan dan juga guru yang menginspirasi saya untuk bisa lebih bijaksana dalam memandang kehidupan. Satu hal yang saya sadari adalah, ada sebersit bahagia di mata mereka ketika bertemu kembali dengan mahasiwanya setelah sekian lama. Percayalah, mereka juga memiliki kerinduan yang sama. Maka, sempatkanlah mengunjungi mereka diwaktu luang yang kita miliki. Jangan menunda kerinduan yang ada hingga pada akhirnya tidak ada kesempatan yang tersisa. Karena merekalah salah satu orang yang berjasa untuk mendidik kita menjadi seperti apa yang bisa kita dapatkan saat ini.

 

Meskipun saya baru menyadarinya saat ini, yang terpenting bukanlah menyesali masalalu dan kesalahan-kesalahan yang ada, namun berusaha keras dimasa kini untuk bisa “mengubah masa depan” (terinspirasi juga dari dorama Jepang, proposal daisakusen :D). Dimata saya, orang yang hebat bukan hanya mereka yang mampu mendapatkan semua yang mereka targetkan, namun mereka yang mampu mengubah kegagalan menjadi sebuah keberhasilan. Ketauhilah kawan, setiap kesempatan belajar yang kita miliki sangatlah berharga. Didalamnya terdapat banyak hikmah jika kita mau memikirkannya dengan lebih bijak dan hikmah adalah salah satu kasih sayang Allah untuk hamba-hambaNya. Disana juga ada sebuah kerinduan, karena perlahan mereka {orang yang mampu memberikan hikmah dan pelajaran) menjadi salah satu orang yang kita sayangi dan juga rindukan.

Salam hangat,

-Bintang-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s