[curhat] my “next” family –part1

Iseng iseng sebenernya. Entah kenapa tiba tiba ingin menulis mengenai keluarga karena tidak bisa tidur semalaman.hehe. Kalau orang kebanyakan mungkin akan menceritakan mengani keluarga yang sudah mereka miliki, saya justru ingin menulis tentang keluarga yang belum saya miliki, atau lebih tepatnya ingin saya wujudkan jika memilikinya nanti. Yap, setiap orang pasti memiliki versinya masing masing dan inilah versi saya.

  1. Edu Corner

perpustakaan kecil di kamar

Rumah rasanya kurang afdol jika tidak ada tawa anak anak didalamnya. Jika nanti saya memilikinya, saya sangat ingin menamai anak-anak saya dengan nama nama bintang. Jika mereka mulai mengerti, maka hal pertama yang ingin saya ajarkan kepada mereka adalah “bahwa belajar itu menyenangkan”. Saya ingin mereka mencintai ilmu bukan hanya sebagai sebuah kewajiban, tapi juga kebutuhan untuk kian mendekatkan diri padaNya. Itulah kenapa saya ingin membuatkan perpustakaan yang beeesaaaar untuk mereka. Sebetulnya, keinginan ini juga terinspirasi dari kamar saya yang juga dipenuhi dengan buku-buku dan bintang-bintang di langit langitnya. Rak rak buku dan lemari yang ada disana di desain sendiri olah ayah untuk menyimpan buku-buku yang saya koleksi. Bahkan beliau membuatkan tempat tidur yang di bawahnya terdapat dua laci yang saya gunakan untuk menyimpan buku, kertas ataupun diktat kuliah yang saya miliki. Pasti seru kalau punya rumah nanti, ada ruangan khusus (seperti perpustakaan) yang isinya penuh dengan buku dengan konsep edutaiment. So, mereka gak perlu jauh jauh main ke café buku untuk sekedar menghabiskan akhir pekan. Mereka bisa tetap ada di rumah sambil ngemil buah buahan atau masakan mamanya yang enak… mereka bahkan bisa memilih sendiri menu yang mereka sukai for free. hiyaaa.. so sweet banget kan. Hehe.

2. Rumah

rumah sederhana yang hangat. foto ini saya ambil di salah satu rumah di vila istana bunga, bandung

Dari dulu saya sangat menyukai rumah yang di temboknya dipenuhi dengan bunga-bunga rambat dan didominasi oleh ornamen-ornamen kayu. Sederhana tapi tetap hangat. Itulah kenapa saya suka sekali dengan kampus ITB. terutama pilar-pilar yang ada di gerbang depan, aula barat, dan aula timur di ITB. Rindang dan dipenuhi bunga-bunga rambat berbentuk bintang, berwarna ungu. Persis seperti yang sangat saya suka, bintang dan ungu. Tipe rumah yang sederhana ini juga secara tidak sengaja saya temukan di vila istana bunga. Rumah putih yang terdapat taman bunga dan ayunan di halamannya yang luas. Betul betul cantik.Tapi…Hm, pasti susah ya untuk dapat rumah seperti ini dibandung dan yang pastinya gak murah. Bisa jadi malah harus membangunnya sendiri. Yoosh, mari menabung. p^.^q

3. Dekorasi

Sejak SMP saya sangat menyukai dekorasi ruang dengan memanfaatkan hal hal yang unik. Beberapa saya hasilkan dari buah pemikiran sendiri, namun ada juga yang memang tercipta karena tidak sengaja. Salah satu yang paling berkesan adalah ketika saya membuat vas bunga dari gitar. Saat itu, ketika SMP, gitar saya dipinjam oleh salah satu kawan, namun ketika dikembalikan, senar gitarnya sudah putus. Karena tidak tau bagaimana cara memperbaikinnya (maklum masih cupu) atau lebih tepatnya karena memang di tunda tunda untuk memperbaiki hinga akhirnya tidak pernah menjadi baik, maka saya pun mengubah lubang yang ada di atas gitar menjadi vas bunga. Disana saya isi dengan bunga-bunga tulip pelastik berbagai macam warna yang kemudian saya gantung di dinding. Cantik dan unik. Hehe.

Karena saya memang menyuki art and craft, jika saya memiliki rumah nanti, saya ingin mendekorasinya dengan barang barang unik yang saya ciptakan sendiri. Terkadang di waktu luang saya menghabiskan waktu untuk melihat gambar-gambar desain interior ataupun desain arsitektur di beberapa toko buku ataupun rumah buku. Bukan hanya untuk mengisi waktu, tapi juga untuk mendapatkan inspirasi. Namun yang jelas, selain indah, dekorasinyapun harus rapih dan tidak banyak “waste things” sehingga membuat siapapun yang ada didalamnya merasa nyaman dan merasakan “cinta (passion) ” yang ada di disetiap dekorasi yang dibuat.

Karena saya juga seorang kimiawan, saya ingin mencoba membuat dekorasi dengan peralatan gelas mini di rumah saya nanti. Didalamnya ada gel dan bunga berwarna warni sehingga anak anak sayapun akan memiliki kesan “cantik, unik dan menarik” saat pertama kali mengenal kimia.

– Bersambung-

find out the sequel in my next my “next” family –part2 on Sangbintang

Advertisements

One thought on “[curhat] my “next” family –part1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s