0

[Info] ITB, Indonesia and NTUST, Taiwan Scholarship Available

To those who seek the scholarship to continue their master degree in my former university; ITB (Institut Teknologi Bandung), Indonesia and NTUST (National Taiwan Univeristy of Sciene and Technology)Taiwan. You may look up this website. There’s pretty comprehensive information for both admission and scholarship available.

1. NTUST (National Taiwan Univeristy of Sciene and Technology)Taiwan, admission and Scholarship

NTUST web 1 Continue reading

4

[curhat] Sebuah keputusan besar –part 3: Beasiswa Mombukagakusho (MEXT) research student

5.       Beasiswa Mombukagakusho (MEXT); research student.

Dikarenakan Jepang merupakan salah satu negara yang menjadi target favorit oleh para pencari beasiswa, mendapatkan Scholarship ke negara ini bukanlah hal yang mudah. Proses mendapatkan beasiswa ini dilalui dengan tahapan yang lumayan panjang.  Beasiswa yang saya ikuti untuk bisa bersekolah ke negara ini adalah beasiswa MEXT (Mombukagakusho ) yang diberikan antar pemerintah untuk kategori research student. Dalam program ini, kita tidak hanya bersaing antar sesama pelamar S2 namun juga bersaing dengan pelamar S3 secara nasional dan internasional. Beasiswa kategori research student ini terdiri dari 2 jenis, yaitu U to U (university to university) dan G to G (government to government). Saya sendiri mengambil jalur G to G atas dasar saran yang diberikan oleh kedua professor saya di Jepang.  berikut adalah tahapan proses seleksi G to G yang saya jalani Continue reading

7

[opini] kagum

Kagum deh, sama ADK  yang mampu membaur tapi tidak melebur. Mereka yang berdakwah dan mengamalkan apa yang mereka pelajari. Bukan hanya mengetahui tapi juga memahami. Mereka yang mengajarkannya kembali dengan penuh kelembutan hingga orang lain tidak salah mengerti. Mampu menempatkan ilmu sesuai dengan orang-orang yang mereka hadapi. Tidak mendahulukan menghakimi tanpa memahami betul apa yang sebenarnya terjadi. Mereka tidak semata mata sesumbar berkata “saya hanya takut pada Allah dan membawa ‘label-label dakwah’ ” tapi tanpa disadari menyakiti hati-hati saudaranya, menghakimi kesalahan-kesalahan orang lain yang menurutnya tidak sama dengan ‘sedikit ilmu’ yang diketahuinya tanpa melakukan pemahaman yang mendalam tentang apa yang sebenarnya terjadi, memaksakan apa menurutnya benar tanpa mempertimbangkan kadar ilmu dan pemahaman yang dimiliki oleh orang lain. Continue reading

4

[info] kecerobohan menangani zat kimia

Mau berbagi aja nih, di semester 6 saya mengambil manajemen labolatrium yang ternyata materinya menarik banget untuk diketahui. 2 september 2009 yang lalu. dosen saya (Prof.Dr.Djulia Ongo) banyak mencertakan kisah nyata mengenai kecerobohan menangani bahan kimia, baik yang terjadi di dalam ITB ataupun di luar ITB. Semoga aja bisa bermanfaat buat temen temen yang baca.

  • Jangan mengambil bahan kimia yang tidak diketahui penangannnya

bongkahan natrium yang dimasukan kedalam air. Gambar diambil dari : http://www2.uni-siegen.de/~pci/versuche/v44-1-1.html

Ini adalah kisah para asisten lab, bisa dibilang pada jaman dahulu kala (entah jaman kapan, beliau tidak menceritakan secara detail) lab kimia menjadi derah kekuasaan asisten. Zat kimia bisa diambil secara bebas tanpa pengawasan yang ketat. Bisaanya dosen dan asisten asisten senior menggunakan bahan bahan kimia tersebut untuk melakukan demo bagi praktikan.  Salah satu demo yang sering diperagakan adalah memasukan sejumlah kecil logam natrium  kedalam air. sejumlah 0.1 gr saja letupannya bisa cukup keras apalagi digunakan lebih dari itu. Pada suatu hari, salah seorang asisten yang “kreatif” ingin mendemokannya kembali di rumah (mungkin). Entah untuk persediaan atau memang hobi mengkoleksi, logam natrium yang di”ambilnya” cukup banyak, kirakira sebesar satu ruas jari. Logam tersebut dimasukannya kedalam saku dan dalam perjalannan pulang, diluar perkiraannya cuaca kian memburuk dan hujan deraspun turun. Selanjutnya sudah bisa ditebak sendiri. Continue reading

21

[kisah] teruslah berubah

Perjalanan dan hikmah hidup yang saya dapatkan setelah membayar harga sebuah keyakinan tidak berhenti begitu saja. Ini adalah kisah setelah saya memasuki tahap persiapan bersama (TPB) semester 1 dan 2 di ITB. Kisah saat saya menjalani hari-hari dijurusan yang saya masuki, tepatnya dipilihkan oleh fakultas FMIPA ITB. Jurusan KIMIA. Continue reading